Chairul Tanjung Si Anak Singkong

Chairul Tanjung Si Anak Singkong

Kisah Sukses Chairul Tanjung

Chairul Tanjung Si Anak Singkong

Chairul Tanjung, anak dari pasangan Halimah dan Abdul Ghafar Tanjung yang saat itu berprofesi sebagai seorang wartawan masa orde lama yang menerbitkan surat kabar beroplah minim. Dilahirkan pada keluarga 6 bersaudara dan kurang mampu kini keluarga chairul rela menjual rumahnya demi merintis usaha dan tinggal di bawa losmen yang kecil. Jenjang pendidikan ia tempuh sampai tamat, mulai dari SD sampai pendidikan sarjana kedokteran gigi dia lulus.

 

Demi membiayai kebutuhan kuliahnya, ia rela bekerja serabutan seperti menjual buku buku bekas dan lain sebagainya. Dalam kondisinya yang kurang menguntungkan, ia tetap gigih dalam bekerja dan menyelesaikan bangku kuliahnya, bahkan ia mendapatkan penghargaan sebagai Mahasiswa Teladan Tingkat Nasional tahun 1984-1985.

 

Lika-liku Kehidupan Si Anak Singkong

 

Kegagalan dalam berbisnis tidak membuat dia patah semangat, hingga membuatnya harus bekerja di perusahaan baja dan sempat pindah ke perusahaan rotan. Setelah lulus kuliah, Chairul Tanjung bersama dengan tiga rekannya memulai sebuah bisnis pembuatan sepatu anak-anak ekspor yang diberi nama PT Pariarti Shindutama. Modal awalnya sebesar Rp 150 juta yang dipinjam dari Bank Exim dapat menghasilkan 160 ribu pasang sepatu dari alexis Italia. Bisnis bersama ini pun nyatanya berhasil maju pesat. Sangat disayangkan, kerja sama ini tidak bertahan lama karena perbedaan visi dan misi.

 

Titik Puncak Kesuksesan

 

Saat ini, Chairul Tanjung memiliki sejumlah perusahaan di bidang keuangan, di antaranya Asuransi Umum Mega, Asuransi Jiwa Mega Life, Para Multi Finance, Bank Mega, Mega Capital Indonesia, Bank Mega Syariah, dan Mega Finance. CT Corp juga memiliki super mall yang dibuatnya seharga 99 miliar, selain itu ada trans tv dan trans 7 juga dia pemiliknya. Sedangkan dalam bidang bisnis dan investasi, perusahaannya membeli sebagian besar saham Carrefour Indonesia sebesar 40% melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada tanggal 12 Maret 2010 di Perancis.

 

Kepiawaiannya dalam berjejaring dengan berbagai kalangan, membuatnya berhasil dalam menemukan mitra-mitra kerja yang handal. Dalam melakukan kerjasama, ia tidak enggan untuk melakukan transaksi dengan perusahaan kecil sekalipun. Menurutnya, membangun bisnis tidak semudah yang orang lain pikirkan.

Cerita Kesuksesan Chairul Tanjung

Cerita Kesuksesan Chairul Tanjung

Prof. drg. Chairul Tanjung, M.B.A.tidak lain ialah pengusaha asal Indonesia. Ia menjabat sebagai Menko Perekonomian menukar Hatta Rajasa semenjak 19 Mei 2014 hingga 20 Oktober 2014. Namanya dikenal luas sebagai pengusaha berhasil yang memimpin CT Corp.

Chairul memulainya bisnisnya disaat ia kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Sempat jatuh bangun, pada kesudahannya ia sukses membina bisnisnya hingga akhirnya menjadi salah satu daftar orang tersukses Indonesia yang kita kenal hingga kini. Kini perusahaan konglomerasi miliknya CT Corp, menjadi suatu perusahaan yang membawahi lebih anak perusahaan laksana Trans Corp, Bank Mega, dan CT Global Resources.

Cerita Kesuksesan Chairul Tanjung

Karier dan kehidupan

Selepas menuntaskan sekolahnya di SMA Negeri 1 Jakarta terhadap tahun 1981, Chairul masuk Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. (lulus 1987). Ketika kuliah berikut ia jadi masuk dunia bisnis dan tergolong mendapat penghargaan sebagai Mahasiswa Teladan Tingkat Nasional 1984-1985.

Demi memenuhi kebutuhan kuliah, ia berjualan kitab kuliah stensilan, kaos, dan fotokopi di kampus. Chairul tergolong pernah menegakkan sebuah toko perlengkapan kedokteran situs judi slot terbaik dan terpercaya no 1 dan laboratorium di bilangan Senen, Jakarta Pusat, tetapi bangkrut. Selepas kuliah, Chairul menegakkan PT Pariarti Shindutama bareng tiga rekannya terhadap tahun 1987. Bermodal mula Rp 150 juta dari Bank Exim, mereka memproses sepatu anak-anak guna ekspor[9] Keberuntungan berpihak padanya, sebab perusahaan inilah segera mendapat pesanan 160 ribu pasang sepatu dari Italia. Akan namun sebab perbedaan visi tentang perluasan usaha, Chairul pilih pisah dan menegakkan bisnis sendiri.

CT melebarkan sayapnya di dunia bisnis bareng memanfaatkan Trans Corp guna mengakuisi 40% saham PT Carrefour Indonesia senilai Rp 3 triliun lewat PT Trans Ritel. Setelah punya 40% saham Carrefour, ia sekarang menjadi komisaris utama PT Carrefour Indonesia didampingi slot terpercaya oleh AM Hendropriyono (mantan Kepala BIN) dan S.Bimantoro (mantan petinggi Polri) sebagai komisaris.

Setelah akuisisi oleh Trans Corp, komposisi pemegang saham PT Carrefour Indonesia ialah Trans Ritel (40%), Carrefour SA 39%, Carrefour Netherland BV 9,5%, dan Onesia BV 11,5%. Dengan gurita bisnis laksana ini, CT duduki posisi ke-13 dari borongan 40 orang terkaya di Indonesia terhadap tahun 2009 versi majalah Forbes.

Kepiawaiannya membina jaringan dan sebagai pengusaha yang juga dalam registrasi permainan seperti daftar sbobet online contohnya. Dan Game judi sbobet online yang ia kelola menyebabkan bisnisnya jadi berkembang. Mengarahkan usahanya ke konglomerasi, Chairul mereposisikan dirinya ke tiga bisnis inti: keuangan, properti, dan multimedia. Di bidang keuangan, ia memungut alih Bank Karman yang kini mempunyai nama Bank Mega

Menko Perekonomian

Pada 16 Mei 2014, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung sebagai Menko Perekonomian. Ia menukar Hatta Rajasa yang telah formal mengundurkan diri. “Saya sudah memungut anggapan guna mengusung saudara Chairul Tanjung sebagai Menko Perekonomian yang baru” kata SBY di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta.