Kisah Sukses Sudono Salim , Tokoh Sukses Pendiri Bank BCA

Kisah Sukses Sudono Salim

Kisah Sukses Sudono Salim – Sudono Salim lahir pada 16 Juli 1916 di desa kecil bernama Fujian, di Fuqing di Cina dengan nama Lim Siu Liong. Sosoknya kini dikenal sebagai salah satu orang konglomerat paling sukses di Indonesia. Kendati demikian , banyak orang yang belum tahu bahwa Sudono Salim berasal dari keluarga yang kurang mampu sehingga ia harus bekerja keras untuk mencapai kesuksesannya.

Kisah Sukses Sudono Salim

Sudono Salim adalah putra kedua dari seorang petani Fujian yang hidup sangat miskin kala itu. Saking susahnya , Salim harus berhenti sekolah di usia 15 tahun untuk membantu ayahnya berjualan mie di dekat desanya. Melihat keadaannya yang sangat sulit saat itu , Salim akhirnya memutuskan utnuk bermigrasi ke Indonesia pada tahun 1936.

Ia berharap bisa mengubah hidupnya menjadi lebih baik , seperti saudaranya Lim Siu Hie yang tinggal di Medan, Sumatera Utara. Sosok yang dikenal dengan sebutan Paman Lim ini mulai menjalankan bisnis perdagangan minyak kacang hingga ia bisa menjadi pemasok cengkeh untuk perusahaan rokok di Kudus dan Semarang, Jawa Tengah yang kala itu benar benar menjanjikan.

Tak hanya itu , Salim juga menjadi pemasok obat obatan untuk tentara Revolusi Nasional Indonesia. Dari sinilah hubungan dirinya dengan sang Presiden kedua Soeharto semakin dekat.

Di tahun 1950 , Salim mengembangkan beberapa bisnisnya dengan membentuk perusahaan baru seperti PT. Indofood, PT. Indocement, PT. Indosiar. Semuanya itu adalah anggota Grup Salim (Grup Bisnis Lim Sioe Liong).

Salah satu perusahaan terbesarnya , PT. Bogasari Flour Mill , sukses memonopoli pasar tepung di Indonesia dengan pasokan 2/3 dari seluruh kebutuhan gandum nasional.  Salim juga mengembangkan bisnisnya ke dunia perbankan dengan mendirikan beberapa bank swasta seperti Bank Windu Kencana dan yang terkenal adalah BCA (Bank Central Asia).

Namun benteng perusahaan Salim mulai tidak stabil di tahun 1990-an. Tepatnya pada tahun 1997 yang kala itu sedang terjadi krisis moneter di Indonesia. Ia pun terpaksa melepas situs judi slot online beberapa perusahaannya seperti PT Indomobil, PT. Indocement, dan PT Bank Central Asia untuk membayar utangnya yang mencapai jumlah fantastis mencapai 52 triliun rupiah.

Dengan perusahaan yang masih tersisa , khususnya PT. Indofood TBK , Salim mulai kembali membangun bisnisnya bersama putranya. Semangat pantang menyerahnya membuahkan hasil , terbukti di tahun 2006 namanya mulai kembali menjadi orang terkaya ke 10 di Indonesia yang asetnya adalah dihitung senilai USD 800.000.000 pada waktu itu.

Pada 11 Juni 2012 hampir satu bulan sebelum ulang tahunnya yang ke-96, Paman Lim meninggal di Raffles, Singapura karena sebab alami.

Ahli warisnya Paman Lim juga mendapatkan perusahaan game slot online terlengkap yang telah berjalan sudah cukup lama dari tahun 2010an.

Biografi Ahmad Sahroni , Si Crazy Rich Tanjung Priuk

Biografi Ahmad Sahroni – Nama Ahmad Sahroni mungkin sudah tidak asing lagi di dunia politik Indonesia karena menjabat sebagai anggota DPR. Sebelum terjun ke dunia politik , Ahmad Sahroni telah lebih dulu aktif berbinis di berbagai bidang.

Dan sama seperti pebisnis hebat dan sukses lainnya , Ahmad Sahroni juga merasakan jatuh bangun dan menghadapi banyak permasalahan ketika membangun bisnisnya. Nah Daftar Sbobet Online untuk kalian yang penasaran dengan kisah perjalanan hidup seorang Ahmad Sahroni , yuk langsung saja situs judi slot online gampang menang simak informasinya berikut ini !

Biografi Ahmad Sahroni

Biografi Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni dilahirkan pada tanggal 8 Agustus 1977 di Jakarta. Ia diliharikan dari keluarga yang terbilang biasa biasa saja. Ibunya yang bernama Hernawaty bekerja sebagai penjual nasi padang di daerah pelabuhan Tanjung Priuk. Semasa kecilnya , Ahmad Sahroni tidak begitu mengenal sosok Ayahnya yang juga pengusaha bonus new member 100% slot game. Kedua orang tuanya telah bercerai karena alasan permasalahan ekonomi. Hal ini yang akhirnya membuat Ahmad harus tinggal bersama Ibu dan Neneknya.

Saat masih duduk di sekolah dasar , Ahmad sudah mulai bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya serta membiayai sekolahnya. Kala itu Ahmad bekerja sebagai tukang semir sepatu , ojek payung hingga menjual es campur.

Setelah menyelesaikan pendidikan SMA , Ahmad memilih bekerja di daerah pelabuhan Tanjung Priuk. Awalnya ia bekerja sebagai buruh kasar. Setelahnya Ahmad beralih menjadi seorang supir tembak dengan gaji seiklasnya di  PT Millenium Inti Sentosa.

Beberapa tahun setelahnya Ahmad memutuskan keluar dari pekerjaannya sebagai supir. Ia mulai bekerja sebagai tukang cuci piring di sebuah kapal pesiar Century yang berbendera Amerika Serikat. Walaupun hanya bertahan selama 3 bulan , namun Ahmad merasa senang karena ia dapat berkeliling dunia secara gratis.

Setelahnya Ahmad kembali memutuskan ke Indonesia dan bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran di bilangan Jakarta. Namun lagi lagi pekerjaan barunya ini hanya bertahan beberapa bulan saja. Ia akhirnya kembali ke pekerjaan lamanya yaitu sebagai supir bos.

Biografi Ahmad Sahroni

Dari pekerjaannya ini , Ahmad mengaku mempelajari bagaimana cara bosnya menghasilkan banyak uang melalui perusahaan yang ia kelola. Ia mempelajari bagaimana perusahaan mencari pelanggan, membeli BBM hingga mengisinya ke kapal.

Hingga suatu waktu bosnya pernah menantang Ahmad untuk menagih utang klien perusahaan yang sudah lama tidak dibayar dengan imbalan akan diangkat sebagai pegawai tetap perusahaan. Ahmad akhirnya berhasil menagih utang kliennya dan resmi diangkat sebagai pegawai tetap di tahun 2001 lalu.

Ahmad termasuk pria yang mau belajar dan bekerja keras. Sehingga semua pekerjaanya dilakukan dengan ikhlas. Ketika menjadi karyawan, dia tidak pernah menyia-nyiakan hal itu. Karena kerja kerasnya tersebut , Ahmad berhasil menduduki jabatan sebagai seorang direktur hanya dalam kurun waktu 2 tahun saja.

Di sini ia mulai mencari informasi tentang mendirikan sebuah perusahaan. Setelah pengalaman dan pengetahuannya sudah cukup banyak, Ahmad Sahroni kemudian memutuskan untuk keluar dari PT Millenium Inti Sentosa walaupun kala itu posisinya sudah sangat bagus.

Sukses Membangun Usaha Rental Kapal

Biografi Ahmad Sahroni

Ahmad akhirnya mendirikan perusahaannya sendiri berupa rental kapal dengan bekal pengalamannya beberapa tahun di perusahaan sebelumnya. Namun bisnisnya tidak berjalan mulus , ia mengalami naik turun dalam mengembangkan bisnisnya. Bahkan ia pernah ditipu hingga harus menanggun utang yang cukup banyak kala itu.

Singkat cerita , bisnisnya mulai sukses di tahun 2004 di bawah naungan PT Eka Samudra Lima. Selain itu ia juga mendirikan

perusahaan PT Ruwanda Satya Abadi. Modal kepercayaan Cakrabet Slot Login klien sangat dijaga oleh Ahmad Sahroni sehingga banyak bekas klien dari perusahaan tempat ia dulu bekerja menjadi pelanggan di perusahaannya. Selain menjadi bos penyuplai BBM terbesar di Tanjung Priok, Ahmad Sahroni juga melebarkan bisnisnya dibidang properti.